
Christmas, macem-macem banget cerita tentang sejarahnya. Yang aku tau, salah satu cerita asal mulanya adalah sinkretisme dari pesta perayaan akan Dewa Matahari oleh rakyat Konstantin dan Romawi. Dari cerita yang ini, satu yang aku soroti: PESTA. Menurut aku itu dia kenapa sampai saat ini christmas itu meriah banget. Yap, karena adalah PESTA. Kaya Lebaran, Christmas juga punya suasananya sendiri yang esensinya Damai dan Suka Cita.
Banyak kontroversi buat muslim tentang Christmas. So far, people said kalo ngucapin selamat natal aja engga boleh, dosa. Tapi tanpa bermakhsud meremehkan atau mengurangi rasa hormatku ke Agama ku, juga sodara-sodara seiman lainnya, aku rasa apapun dan bagaimanapun itu harusnya Christmas bukan jadi pemicu buat perpecahan dan permusuhan juga pembekuan keakraban, yakan yakan? ;)

from: http://imgur.com/GEFZL
Aku suka Christmas euphoria, warna-warnanya, lampu-lampunya, pernak-perniknya, suka citanya.. sampai ke folklore Santa Claus-nya.
Saint Nicholas, bapak gendut berjenggot putih lebat yang pake coat merah, ngebagi-bagiin suka cita lewat kado-kado natal buat anak-anak yang engga nakal, naik kereta terbangnya yang rame koncreng-koncreng.




25 Desember kali ini kaya dapet kado dari uncle Nicho: Toy, Story, Family, Happy. Umm.. it was a “sparkling day” inside his gift box.


Sebagai manusia ciptaan Allah yang dikasih kemanusiawian, aku seneng bisa ngerasain suka cita yang kali ini on Christmas Moment.
ALHAMDULILLAH :D
- It is a narration
- Dear brothers and sisters, we can see thing from another side ♥
God bless everyone :)