1. Jiwa-jiwa Sendiri

    Jiwa-jiwa sendiri disana dan disini. Lakon-lakon yang diisi jiwa-jiwa sendiri pentas setiap hari. Ditonton jiwa-jiwa sendiri yang memenuhi ruang jiwa yang sendiri. Jiwa-jiwa sendiri menikmati sendiri. Jiwa-jiwa sendiri tidak ingin sendiri.

     

  2. Seperti ruang dan udara

    Sesuatu yang engga keliatan emang sulit dimengerti orang. Ga semua lelah terlihat basah berkeringat, ga semua jaga dibalik perisai baja, ga semua hangat dalam pelukan, ga semua dukungan teriak menggema, ga semua ingat dalam pertemuan, ga semua syukur dalam ucapan, ga semua warna terlihat beda. Seperti ruang dan udara.

     

  3. Just Like Heaven

    Show me how you do that trick 
    The one that makes me scream, I said 
    The one that makes me laugh, I said 
    And threw his arms around my neck 
    Show me how you do it 
    And you promise me, you promise that 
    You will run after me 
    You will run after me 

    Spinning on that dizzy edge 
    I kissed his face and kissed his head 
    And dreamed of all the different ways I had 
    To make him glow 
    Why are you so far away? he said 
    Why won’t you ever know that I’m in love with you 
    That I’m in love with you 

    You, soft and only 
    You, lost and lonely 
    You, strange as angel 
    Dancing in the deepest oceans 
    Twisting in the water 
    You’re just like a dream 
    You’re just like a dream 

    Daylight licked me into shape 
    I must have been asleep for days 
    And moving lips to breathe his name 
    I opened up my eyes 
    And found myself alone alone 
    Alone above a raging sea 
    That stole the only boy I loved 
    And drowned him deep inside of me 

    You, soft and only 
    You, lost and lonely 
    You, just like heaven 
     

  4. Happy Sun-day!

     

  5. Bau Bantal

    Hai bantal..
    Merebah kepalaku pada mu, manja aku memeluk mu, menemani tidurku
    Nyamanku pada mu

    Sekali-sekali erat pelukku pada mu, sambil mengisak berair mata, lama, namun kemudian melega
    Nyamanku pada mu

    Ketika gembira akan berita dan cerita, ketika tawa membahana, kau dalam pelukku juga
    Mendampingi ke-takberanjak-kan ku pada lisan dan tulisan dalam waktu, waktu yang banyak itu
    Nyamanku pada mu

    Kemudian aku mengenal bau mu, bukan dari mu bukan dari aku
    Kepala yang merebah pada mu itu mengurai bau, bau mu
    Itu, begitu bau mu
    Membuat ku merindu

    Kini bau itu pada kepalaku, rambutku, padaku
    Gelap ruang dalam malam, hitungan menuju pejam, bau-mu bau-ku
    Nyaman itu

     

  6.             Tomorrow Never Knows

    Turn off your mind, relax and float down stream
    It is not dying, it is not dying

    Lay down all thoughts, surrender to the void
    It is shining, it is shining

    Yet you may see the meaning of within
    It is being, it is being

    Love is all and love is everyone
    It is knowing, it is knowing

    And ignorance and hate mourn the dead
    It is believing, it is believing

    But listen to the colour of your dreams
    It is not leaving, it is not leaving

    So play the game “Existence” to the end
    Of the beginning, of the beginning
    Of the beginning, of the beginning
    Of the beginning, of the beginning
    Of the beginning, of the beginning
     

  7. Aku pengen..

    Ya Allah, aku pengen.. semoga kita (manusia) mau dan bisa belajar.. sehingga bisa jadi manusia yg lebih baik lagi - lebih baik lagi - lebih baik lagi.. Selalu memperbaiki diri dan bisa membawa kebaikan ke orang-orang lain, ke orang-orang banyak. Supaya ga malu-maluin jadi manusia ciptaan-Mu dan supaya ga ngejelekin Allah yg udah nyiptain kita. Aku pengen kita semua ngerasain dan liat seberapa Akbar dan maha Kuasanya Allah karena udah ngasih pikiran, daya dan perasa untuk kita sehingga kita bisa memiliki kemampuan, kemampuan belajar, kemampuan buat mikir, kemampuan buat mengerti, dan lain-lain.
    Amiiin..

    *Aku tau Allah sayang aku, sayang kita (manusia).. Aku sayang Allah juga :*

     

  8. Sweets

    Green shadow 

    Water wait all o- all over me 

    The end will shelter me away from me 

    Can we meet again 

    Meet and meet and meet and meet again 

    Can you fill the can 

    If you can feel me 

    Who you following 

    Who you starting to move like 

    Who you falling for 

    Who you falling for, who’s lies 

    Who you following 

    Who you falling for 

    This sound’s on your side 

    Secret blue purple pink and green right over it 

    Hold on ‘cause the coldest hasn’t thawed yet 

    Well if we meet again 

    Meet and meet and meet and meet again 

    Can you catch the can 

    If you can fill it 

    How will you want something to hit with 

    Spinning again and again and again and again 

    What’s your crime 

    What’s your crime 

    Well how will you want 

    How will she sit 

    What’s spinning again and again and again and again 

    What’s your crime 

    What’s your, what’s your, what’s your, what’s your 

    What’s your crime, crime, crime 

    What’s your, what’s your, what’s your, what’s your 

    What’s your crime

     

  9. Terang Bulan Malam Ini

    Malam ini bulan begitu bulat, besar, dan terang tanpa menunggu tengah malam.  Membuat mata memandang ditopang dinginnya raga yang dibalut selendang. Kemudian semua terasa sedang. Membulatkan keyakinan, membesarkan rasa dan menerangkan ruang. 

    Ketika ada dua terang, lampu jalanan dan bulan, masih terdapat remang pada suatu persimpangan namun benderang pada suatu luas jalanan.

    Sepi tak berkawan dengan perbincangan, neon tak bersalaman dengan terang bulan.

    Itu disini. Ku ketahui bumi ini begitu dermawannya untuk dipijaki, lain situasi diresapi tiap diri, malam ini.

     

  10.  
  11.  

  12.  

  13.  

  14. 28 februari 2013

    Bayangin..
    Hijau lapang rerumputan, segitiga-segitiga kecil bendera bergantungan pada juntaian benang yang membentang antara pohon-pohon langsing yang jarang, gelap malam, taburan bintang bersama benderang bulan dibalik kelebat putih awan, kerlipan lampu-lampu kecil berwarna berderetan, alunan berterbangan membawa suasana perkumpulan pengantusiasnya yang duduk di hamparan. Tawa, canda, suara-suara yang tidak bergema, larut, menguap bersama buaian angin dalam indah malam.
    Aku suka, suasana :)

     

  15. Ketika seorang ga bisa berbagi dan dibagi?

    Semua orang di dunia ini ternyata sendiri. Beribu-ribu atau bermilyar-milyar orang di sekeliling, tetep aja kita, orang, itu adalah suatu kesendirian. Semua orang punya urusannya masing-masing, punya rasanya masing-masing, punya pikirannya masing-masing, punya emosinya masing-masing, punya geraknya masing-masing, punya dayanya masing-masing, punya caranya masing-masing, punya tujuannya masing-masing, punya jalannya masing-masing, punya waktunya masing-masing, punya rapuhnya masing-masing, punya kuatnya masing-masing, punya ragunya masing-masing.

    Tapi sedih sama seneng bisa dirasain ga masing-masing, manfaat dan mudarat, cerita, cinta juga, adalah karena saling berbagi, bersama.

    Ketika seorang ga bisa berbagi dan dibagi?